Kinerja Solid, Amar Bank Menebar Dividen Sebesar Rp 55 Miliar – Fintechnesia.com

FinTechnesia.com | Amar Bank mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai sebesar Rp 55 miliar. Jumlah itu setara dengan dividend payout ratio sebesar 31% dari laba bersih 2023 sebesar Rp 177.9 miliar

Pengumuman ini j menjadikan bank digital yang melayani segmen ritel dan UMKM ini, sebagai bank digital pertama di 2024 yang membagikan dividen. Menandai optimisme perseroan untuk terus tumbuh di tahun 2024 dan tahun-tahun berikutnya.

Perseroan akan membagikan dividen yang berjumlah Rp3,03 per saham. Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian menyampaikan, pembagian dividen dilakukan di tengah dinamika industri perbankan digital serta fintech yang semakin kompetitif selama dua-tiga tahun terakhir.

“Perseroan meningkatkan kinerja dan laba di sepanjang tahun 2023 serta awal 2024 dengan melayani segmen ritel dan UMKM melalui berbagai produk dan layanan unggulan kami. Pembagian dividen ini juga sebagai bentuk komitmen kepada para investor dan shareholders, atas keyakinan kami untuk terus tumbuh ke depan,” terang Vishal, Rabu (5/6).

Baca juga : Perkuat Bisnis UMKM Melalui Supply Chain Financing, Amar Bank Teken Perjanjian dengan Maulana Karya Persada

Perseroan berhasil terus menyalurkan kredit dengan total Rp 2,74 triliun di sepanjang kuartal pertama 2024. Sebanyak 52% dari pinjaman tersebut menyasar UMKM.

Rata-rata pinjaman industri fintech lending ke sektor produktif baru mengambil porsi 33,61% dari total pembiayaan fintech lending pada Maret 2024 berdasarkan data OJK.

Leonardo Lijuwardi, Equity Research Analyst NH Korindo Sekuritas mengatakan, bila di-compare dengan beberapa kompetitor ternama di industri perbankan digital, Amar Bank mampu menyalurkan dividen pasca berhasil mencetak kinerja turn-around. “Langkah ini juga diperkuat dengan impresifnya pertumbuhan NIM dan kualitas aset yang sehat,” kata Leonardo.

Amar Bank berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp177,9 miliar sepanjang 2023, tumbuh 214,5% secara tahunan (year-on-year). Berlanjut di awal kuartal pertama 2024 mencatatkan laba bersih sebesar Rp 48,86 miliar. Tumbuh 41,9% yoy. (jun)

Baca Juga  Tok, BI Tahan Suku Bunga di Angka 6%, Ini Pertimbangannya - Fintechnesia.com

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *