Hoaks! Rendy Oscario Ngaku Disogok Rp 200 Juta Gagal Tepis Bola di Laga Persita Tangerang Vs PSM Makassar

Tak Berkategori

Beredar kabar Rendy Oscario membuat pengakuan dibayar Rp 200 Juta untuk gagal menepis bola di laga Persita Tangerang vs PSM Makassar merupakan misinformasi. Kabar itu disebar kanal YouTube Liganya Dagelan.

Setelah dilakukan cek fakta oleh Metro, ditemukan bahwa informasi tentang Rendy Oscario disogok Rp 200 juta untuk tepis bola di laga Persita vs PSM Makassar adalah hoaks. 

Lantas, bagaimana fakta sesungguhnya?

Sebuah video berjudul “MENGEJUTKAN!! Pengakuan Rendy Oscario Dibayar 200 Juta Sengaja Gagal Tepis Bola vs PSM, Ini Buktinya” beredar di Youtube pada pekan ini.

Baca Juga:Viral Video Perempuan di Klub Malam Diduga Fuji, Haji Faisal Angkat Bicara

Setelah selesai menyaksikan video secara utuh, tidak ditemukan informasi valid dan keterangan resmi terkait klaim di atas.

Sejak awal, narator hanya menyampaikan jalannya pertandingan di pekan ketujuh Liga 1 2023-2024 antara Persita Tangerang vs PSM Makassar.

Benarkah Rendy Oscario Ngaku Disogok Rp 200 Juta Gagal Tepis Bola di Laga Persita Tangerang Vs PSM Makassar? (sumber: (YouTube/Liganya Dagelan))

Dia juga menjelaskan, di balik kemenangan PSM Makassar 0-1, ada hal menggelitik terkait gol yang diciptakan.

Narator memang membahas gagalnya Rendy Oscario menepis bola yang meluncur ke arahnya, meski tidak kencang.

Hingga akhir tidak ada pernyataan Rendy Oscario yang mengaku dibayar Rp 200 juta untuk gagal menepis bola ke arah gawangnya. 

Baca Juga:Temukan Fosil Gading Gajah Purba, Warga Sragen Dapat Imbalan Rp1 Juta, Tuai Pro Kontra

Nominal Rp 200 juta itu bukanlah pengakuan dari Rendy Oscario melainkan dugaan para netizen yang kecewa dengan hasil akhir yang dicetak.

Sehingga bisa disimpulkan klaim Rendy Oscario ngaku dibayar Rp 200 juta untuk gagal menepis bola adalah tidak benar alias hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *