Inggris Jatuhkan Sanksi ke Pemasok Asing untuk Militer Rusia

Tak Berkategori

TEMPO.CO, LONDON – Inggris menjatuhkan sanksi kepada Paravar Pars perusahaan pembuat drone di Iran dan berbagai aktivitas bisnis asing lainnya setelah menuduh mereka memasok senjata dan komponen lain ke pasukan Rusia untuk digunakan melawan Ukraina.

Pemerintah Inggris menetapkan 25 sanksi baru terhadap individu dan bisnis di Iran, Turki, Belarusia, Slovakia, Swiss, Uni Emirat Arab, dan juga Rusia.

“Sanksi penting hari ini akan semakin mengurangi gudang senjata Rusia dan menutup jaring pada rantai pasokan yang menopang industri pertahanan (Presiden) Putin yang sekarang sedang berjuang,” kata Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly pada Selasa, 8 Agustus 2023.

Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa telah memberlakukan serangkaian sanksi sejak Februari 2023, untuk menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina. Moskow menyebut langkahnya itu sebagai operasi militer khusus.

Pembuat drone Iran Paravar Pars dan tujuh pejabat eksekutifnya, sudah terkena sanksi Amerika Serikat yang diumumkan pada Februari lalu. Dua pengekspor mikroelektronika yang berbasis di Turki termasuk di antara mereka yang menjadi sasaran Inggris.

Sanksi tersebut melarang entitas Inggris memberikan layanan perwalian – pembuatan perwalian atau pengaturan serupa – kepada mereka yang terkena sanksi dan juga memberlakukan pembekuan aset. Pembekuan aset dapat memblokir aset mereka yang disimpan di Inggris.

Pemerintah Inggris mengatakan putaran sanksi terbaru menandai tindakan terbesarnya terhadap pemasok militer di negara ketiga. London telah memberikan sanksi kepada lebih dari 1.600 individu dan entitas sejak awal konflik Ukraina.

Iklan


REUTERS

Pilihan Editor : Cara KAI Daop 6 Antisipasi Penumpang Kereta Api Tak Lebihi Relasi dan Disanksi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *