Marak Remaja Bunuh Diri, IDAI Ungkap Biang Keroknya

Tak Berkategori

Kamis, 17 Agustus 2023 – 15:44 WIB

JAKARTA – Insiden bunuh diri di berbagai belahan dunia masih kerap diabaikan dan tak diprioritaskan. Sama halnya di Indonesia, kasus memilukan itu pun masih menjadi masalah senyap yang dilakukan berbagai kalangan, termasuk anak dan remaja.

Baca Juga :

Pria di Tebing Tinggi Gantung Diri Usai Video Call dengan Istri

Kasus bunuh diri semakin banyak terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kepolisian RI (Polri), sebanyak 640 kasus bunuh diri terjadi sejak Januari hingga Juli 2023.

Belakangan, kasus bunuh diri pun kerap dilakukan anak usia remaja yang terkait masalah mentalnya. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Baca Juga :

Pria Nekat Terjun Bebas dari Flyover, Jasad Tergeletak depan Plaza Ciputat

“Kalau anak remaja itu biasanya masalah kecelakaan, suicide, hingga masalah mental, itu penyebab kematian tertingginya,” ungkap Konsultan kesehatan anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Bernie Endyarni Medise, SpA(K), MPH, dalam acara memperingati Hari Anak Nasional di Jakarta.

Baca Juga :

Usai Berantem dengan Pacar Sesama Jenis, Wanita di Bali Nekat Lompat dari Atap Rumah

Dokter Bernie mengungkapkan bahwa penyebab bunuh diri ini ditengarai masalah mental yang awalnya terganggu. Masalah mentalnya pun beragam dan seringkali dipendam sendiri oleh anak remaja hingga berakibat fatal.

“Hal-hal seperti itu yang akhirnya kalau didiamkan, tidak bisa mendapatkan orang yang tepat untuk berdiskusi, yang ujung-ujungnya memicu masalah mental, rasa cemas, hingga suicide, dan sebagainya,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Source : Freepik/jcomp

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *