Meski Lecehkan Anak, Pinkan Mambo Sempat Tak Rela Suami Pergi dari Rumah

Tak Berkategori

Anak Pinkan Mambo, MA, membantah pengakuan kalau ayah tiri sekaligus suami kedua Pinkan Mambo, Steve Wantania, sempat diusir dari rumah usai melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

“Enggak benar. Dari sudut pandang aku yang liat dan ada di rumah itu. Sehabis aku menceritakan kejadian sebenarnya ke mami,” kata MA dalam video YouTube Deddy Corbuzier, dikutip Minggu (6/8/2023).

Pinkan Mambo dan Steve diakui MA memang sempat bertengkar. Namun konflik keduanya bukan karena masalah pelecehan seksual yang dilakukan Steve pada MA.

Saat mendengar perseteruan itu, MA menyebut kalau Pinkan Mambo bakal membongkar kasus pelecehan seksual ini ke polisi jika Steve Wantania pergi dari rumah.

“Mereka ada masalah besar, terus mereka ada teriak-teriak aku dengar. Habis itu Mami ada mengatakan sesuatu yang bikin aku syok karena mami bilang, ‘Kalau kamu keluar dari rumah ini aku bakal bawa masalah kamu dan MA ke polisi’,” kenang dia.

Bahkan Pinkan Mambo justru memohon pada Steve untuk tetap tinggal di rumah meski ada kasus pelecehan seksual. MA menilai kalau kelakuan sang ibu amat menyakiti hatinya.

“Dan aku merasa sakit karena itu, karena masalah aku besar tapi masalah itu dibawa-bawa supaya suaminya enggak keluar dari rumah,” imbuhnya.

MA mengaku tidak tahu alasan Pinkan Mambo menahan Steve Wantania untuk tidak pergi dari rumah.

“Soal dia cinta atau enggak aku enggak tau. Dia keluar sebabnya apa aku enggak tau,” sambungnya lagi.

Akan tetapi Steve ternyata sempat keluar dari rumah. Pinkan pun langsung menghubungi suaminya untuk kembali.

Bahkan dia juga meminta izin kepada MA untuk mengabulkan permintaannya agar ayah tirinya pulang. Hanya saja putri sulung Pinkan itu merasa tak nyaman jika Steve kembali.

Meski tidak diizinkan, Pinkan kukuh meminta suaminya pulang. MA akhirnya meminta bantuan satpam komplek rumah agar tidak memperbolehkan Steve balik ke rumah.

“Aku jalan ke depan komplek dan bilang ke satpam kalau ada orang ini jangan bolehin masuk karena itu cara aku melindungi diri. Aku enggak tau harus gimana lagi,” aku dia.

Mendengar hal itu Pinkan justru marah pada MA. Ia memaksa agar sang putri menuruti kemauannya.

“Habis itu pas orangnya nyampe telepon mami, ‘Anak kamu kenapa bikin aku malu aja di depan satpam enggak dibolehin masuk? Nanti tahu kondisi rumah.’  Setelah itu mami marah ke aku. ‘Kamu enggak ada hak melakukan itu. Ini rumah saya saya punya aturan kamu harus nurut’. Dia balik,” tandas MA.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *