Pejabat ASN di BKD Lampung Dicopot Buntut Penganiayaan Alumni IPDN

Tak Berkategori

Jumat, 11 Agustus 2023 – 16:11 WIB

Bandar Lampung – Pejabat ASN yang diduga menganiaya lulusan IPDN yang magang di kantor BKD Provinsi Lampung dicopot. Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap 5 orang magang ASN hingga salah satu korban harus dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :

Cemburu Buta, Pria di Sukabumi Lindas Kepala Pacar Pakai Motor

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Diskominfotik Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh mengatakan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi langsung yang mencopot oknum ASN tersebut dari jabatannya sebagai kepala bidang di BKD Provinsi Lampung.

Dia mengatakan pencopotan jabatan itu berkenaan dengan proses pemeriksaan hukum yang harus dijalani oknum ASN dengan inisial DRZ itu.

Korban penganiayaan ASN BKD Lampung dibawa ke Rumah Sakit

Baca Juga :

Oknum Brimob Dibantu AKBP S Diduga Aniaya Anak di Tahanan Polsek Sidrap

“Siang ini ditandatangani pelepasan jabatan, pemeriksaan terus berlanjut, dilepaskan dulu dari jabatan agar tidak mengganggu proses pemeriksaan,” kata dia, Kamis (10/8/2023).

Meski membeberkan adanya pencopotan jabatan itu, perihal benar atau tidaknya oknum ASN Pemprov Lampung terlibat dalam penganiayaan belum ada keterangan lanjutan.

Termasuk dengan adanya dugaan ASN lain yang juga terlibat dalam penganiayaan itu. “Sejauh ini, oknum yang disanksi baru satu orang,” kata dia.

Untuk informasi, DRZ merupakan orang yang dilaporkan keluarga korban penganiayaan pada Rabu (10/8/2023) kemarin.

Pelaporan dilakukan sebab, korban menerima luka fisik yang menyebabkan korban harus dirawat di rumah sakit di kota setempat yang diduga akibat penganiayaan pada Selasa (8/8/2203) malam.

Diketahui ada 5 dari 6 lulusan IPDN yang sedang magang di Kantor BKD Provinsi Lampung menjadi korban kekerasan diduga dilakukan puluhan ASN yang merupakan senior mereka di IPDN.

Kelima korban lulusan IPDN angkatan XXX diduga dipukuli dan ditendang berkali-kali oleh sejumlah ASN BKD Lampung yang diduga merupakan senior mereka di IPDN angkatan XXIX

Sementara satu orang perempuan yang juga peserta magang tidak dianiaya karena disuruh pulang. Menurut keterangan keluarga korban, aksi penganiayaan terjadi sekitar pukul 21.00 – 22.00 WIB.

Korban mengalami lebam di beberapa bagian tubuh, hingga ada yang pingsan, dan sampai dilarikan ke rumah sakit.

Dari informasi yang diperoleh lima dari enam ASN itu mengalami penganiayaan dipukul bergiliran dan diduga disaksikan Kepala Bidang Pengadaan Mutasi dan Pemberhentian Pegawai BKD Provinsi Lampung Deny Rolind Zabara.

Denny diduga bersama sejumlah ASN alumni IPDN angkatan XXIX bergiliran melakukan tindak pidana menghajar Farhan salah satu korban yang baru magang di Ruang Kabid Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung.

Pelaku sudah dilaporkan dengan nomor LP/ B /1160/ VIII / 2023/ SPKT / POLRESTA BANDAR LAMPUNG / POLDA LAMPUNG TGL 09 Agustus 2023 atas perbuatan penganiayaan. (Pujiansyah/Lampung)

Ilustrasi oknum polisi.

Tahanan Anak Diancam Usai Luka-luka Dianiaya Brimob, Orang Tua: Disuruh Ngaku Kejedot Tembok

Oknum Brimob inisial AA diduga menganiaya anak di bawah umur inisial MM. Oknum polisi berpangkat Brigpol itu menganiaya
anak 16 tahun tersebut di ruang tahanan Polsek

img_title

VIVA.co.id

11 Agustus 2023



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *