PSIS Semarang Bangga 9 Pemain Bikin Persib Bandung Nyaris Gagal Menang

Tak Berkategori

Senin, 21 Agustus 2023 – 11:25 WIB

Semarang – PSIS menelan kekalahan perdananya di laga kandang saat melawan Persib dengan skor 1-2 pada lanjutan Liga 1 pekan ke-9 di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Minggu malam, 20 Agustus 2023.

Baca Juga :

Menang Jalur Penalti, Performa Persib Bandung Dikritik Bobotoh

Kedua gol Persib dicetak oleh Marc Klok lewat penalti pada menit 24′ dan 90+2′. Sedangkan satu gol tuan rumah dicetak oleh Gali Freitas pada menit 57′. 

Meski gagal meraih poin di kandang sendiri, Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengaku bangga atas permainan yang ditampilkan oleh para pemainnya. Apalagi PSIS harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah di laga ini.

Baca Juga :

Bangganya Pelatih Persib Bandung, Kehilangan Pilar Utama tapi Bisa Kalahkan PSIS Semarang

Kartu merah pertama didapatkan oleh Luthfi Kamal di menit ke 41’ setelah menerima dua kartu kuning. Lalu kartu merah kedua diberikan wasit kepada Adi Satryo karena melanggar Arsan Makarin.

Duel PSIS Semarang vs Persib Bandung

Baca Juga :

Diwarnai Dua Kartu Merah, Ini 5 Fakta Menarik Persib Bandung Tekuk PSIS Semarang

Meski sempat menyamakan keunggulan dengan 10 pemain, namun PSIS kurang beruntung karena di perpanjangan waktu babak kedua Persib kembali mendapatkan penalti. Alhasil PSIS harus mengakui keunggulan Persib setelah bermain bertahan dengan sembilan pemain.

“Sangat sulit untuk berbicara soal pertandingan. Tapi saya bangga kepada pemain karena mereka mencoba bermain dengan sepenuh hati meski hasil tidak bagus. Ada beberapa insiden kami kena penalti yang membuat kami kalah,” ujar Agius usai pertandingan.

Halaman Selanjutnya

Dirinya menyebut jika bermain tanpa kekuatan penuh akibat dua kartu merah membuat pola permainan tidak maksimal. Meski begitu, ia tetap menginstruksikan kepada para pemain untuk tetap bermain sesuai rencana.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *