Universitas Sumatera Utara Ajak Mahasiswa Baru Mengetahui Lebih Banyak tentang TBC

Tak Berkategori

Rabu, 16 Agustus 2023 – 18:52 WIB

MEDAN – Pada tahun ajaran baru 2023/2024, mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) terlibat aktif dalam kampanye edukasi mengenai Tuberkulosis (TBC) bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini dilakukan atas kerjasama antara Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU, serta peserta magang dari Campus Leaders Program 7 yang dikenal sebagai TB Ranger. Mereka menjadi edukator bagi lebih dari 2.600 mahasiswa baru USU yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan screening TBC.

Baca Juga :

Kapan Rocky Gerung Diperiksa? Ini Jawaban Bareskrim

Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Bakrie Center Foundation (BCF) menjalin kolaborasi untuk menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan dan screening TBC bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kadin Indonesia, Kadin Daerah Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Indonesia Muda untuk Tuberkulosis, Yayasan Mentari Meraki Asa, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dalam rangka implementasi Program Kolaborasi Multistakeholder & Multiyears untuk mempercepat eliminasi TBC sebelum tahun 2030. Scroll lebih lanjut ya.

Kampanye ini bertujuan tidak hanya untuk mencegah penyebaran TBC di kalangan masyarakat, terutama pada kelompok usia produktif, namun juga memberikan informasi penting tentang pencegahan, pengobatan, dan pemulihan bagi mereka yang terkena TBC. Hal ini penting mengingat adanya lebih dari 700 ribu orang berusia 15-64 tahun di Indonesia yang mengidap TBC, yang berdampak pada produktivitas masyarakat.

Baca Juga :

Melihat Pengukuhan Anggota Paskibra Di Jerman

“Edukasi kepada para mahasiswa baru mencakup pemahaman tentang TBC, cara penularannya, langkah-langkah pencegahan, serta pesan bahwa TBC dapat disembuhkan, sehingga tidak perlu khawatir,” kata Nabila salah satu TB Ranger dari Campus Leaders Program 7.

Baca Juga :

Viral Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Banyak Tumbang saat Ospek, Ini Kata Panitia

TBC, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, dapat menyerang berbagai organ tubuh, terutama paru-paru. Gejala awal meliputi demam, berkeringat di malam hari, penurunan berat badan, dan batuk berkepanjangan. Penyakit ini menyebar melalui udara, namun bakteri penyebabnya dapat mati dengan terkena paparan sinar matahari. Oleh karena itu, pencahayaan dan ventilasi yang baik memiliki peran penting dalam pencegahan TBC.

“Edukasi ini penting untuk menghilangkan mitos dan stigma seputar TBC di masyarakat. Kami juga memberikan informasi tentang pengobatan TBC, sehingga bagi mereka yang terdiagnosis, tidak perlu khawatir karena panduan penanganan TBC telah ada,” ujar Awa, edukator TBC dari Fakultas Kedokteran USU.

Halaman Selanjutnya

Source : ist



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *